Permafrost. Apakah kata yang gue temukan tadi berasal dari kepanjangan Permanent Frost? Kalau benar iya, inilah yang dirasakan oleh tubuh gue sejak lahir. Badan gw sudah dingin permanen sejak kecil ...
Dahulu, dimulai dari zaman sekolah gw sering
sakit! Gue sering gak masuk sekolah karena seringnya demam, flu, sampai lari ke
Asma. Pada waktu itu gw bener-bener cuek sama tubuh gw ini yang gampang banget
kena penyakit. Gw selalu mengira badan gw yang gampang sakit ini “cuma” sakit
biasa sama seperti orang pada umumnya. Intensitas gw terkena penyakit ini
sangat tidak wajar karena dalam seminggu pernah beberapa kali gw sakit lebih
dari satu kali! Baru juga ga masuk sekolah kemarin, beberapa hari kemudian esok
nya sudah tidak bisa masuk kelas karena badan drop lagi. Loop cycle ini
terus-menerus terulang sampai akhirnya tahun 2019 gw mulai concern ke diri gw
sendiri lebih jauh lagi untuk lebih mengetahui apa yang sebenarnya terjadi
dalam tubuh ini.
What did I do? Start dari sini gw mulai pakai jaket dan sweater secara terus-menerus, bahkan sampai di dalam rumah sekalipun. Memang cukup membantu penggunaan berbahan tebal ini, namun bukan berarti gw jadi kebal terhadap dingin. Tetap saja kalau gw coba-coba pergi ke dalam ruangan dingin yang memiliki penyejuk udara atau AC, badan gw akan langsung menggigil seketika saat itu juga! Apabila memaksakan terlalu lama dalam ruangan yang dingin seperti itu badan gw tidak akan sanggup menopangnya: secara instant tubuh gw menggigil dan gejala lainnya juga akan mengikuti seperti hidung mampet/meler dan sesak nafas. Se-ekstrim ini jadinya tubuh gue kalau coba-coba stay meskipun hanya sebentar di ruangan ber-AC.
Kondisi super sensitif yang
ditunjukan tubuh gw ini memang tidak biasa, tidak sama dengan kebanyakan orang
lainnya. Sounds weird? Pernah merasakan 2 rasa dalam tubuh? Sering! Saat gw
berolahraga sepeda tubuh berkeringat sama seperti pada umumnya. Kondisi
sesudahnya memang gue masih berkeringat, akan tetapi bawaan badan gw yang
dingin ini juga tidak pernah hilang dingin nya bahkan saat kepanasan sekalipun!
Merasakan 2 sensasi panas dan dingin di saat yang bersamaan rasanya aneh tapi
itu nyata.
Intoleransi
dingin ini gw laporkan ke klinik terdekat tahun 2021. Setelah dengan semua penjelasan
apa yang terjadi dengan tubuh gw ini, dokter mengatakan:
“Obat
untuk menaikan suhu tubuh itu tidak ada.”
Diiringi dengan beberapa penjelasan lainnya, garis
besarnya dari pertemuan itu ia merekomendasikan obat anti-alergi generasi
terbaru Levocetirizine yang bisa gw beli di luar.
Results?
Zero.
0.
No effect after all setelah gw mengkonsumsi Xyzal
...
Di awal 2026 gw mulai mencoba untuk mencari jawaban lain. Setelah ke klinik terdekat gw di arahkan ke Rumah Sakit dengan dokter Spesialis Internis. Di sana gw diperiksa, memberikan semua penjelasan dan suprisingly menghasilkan jawaban yang sama! Dokter memberikan jawaban yang sama seperti dokter yang gw temui 5 tahun lalu:
“Obat
untuk menaikan suhu tubuh itu tidak ada.”
“Pakai
jaket, minum air hangat biar gak kedinginan.”
Pertemuan
dari sini menghasilkan surat keterangan yang berisikan tulisan:
“Disarankan dalam bekerja untuk menhindari ruangan ber-AC.”
Gw termenung
di sini. Jangankan untuk di dalam ruangan / di luaran sana, di mobil saja semua
pakai Air Conditioner. Apa perlu gw hindari juga kalau sudah begini? This is impossible!
Terutama kalau dalam dunia kerja sangat tidak mungkin kalau ada pegawainya yang
di istimewakan ... Di sediakan ruangan khusus terpisah karena ada salah satu pekerjanya
yang tidak tahan udara dingin?? BIG NO!!!
Mencari jalan lain, dari sini gw mulai bertanya ke AI memanfaatkan
kecerdasan buatan sama seperti Gen-Z lainnya. Mulai dari ChatGPT, Gemini, dan
Grok mereka semua menyarankan hal yang sama: Cek Tiroid! Ke-semua Artificial Intelligence
tersebut menyarankan gw untuk periksa tiroid. Gw memang benar-benar baru
mendengar kata tersebut untuk pertama kalinya dan begitu asing di kepala gue. Singkatnya
tiroid ini adalah pusat kontrol “suhu tubuh”. Apakah tiroid dalam tubuh gw ini
bermasalah sehingga badan ini selalu dingin tanpa ada kejelasan yang bisa
dipahami? Check TSH dan FT4 adalah langkah selanjutnya yang akan gw lakukan. Memeriksakan
kondisi gw adalah prioritas saat ini agar semua nya menjadi jelas
seterang-terangnya. Next gue sudah membuat rujukan untuk bertemu dokter spesialis
penyakit dalam. Semoga mendapat jawaban yang pasti dari pertemuan ini.
Kalau ada yang bilang Tuhan itu tidak adil?? Admit it! Gw pun merasakan hal yang sama. Start yang berbeda dari kebanyakan manusia-manusia lainnya di luar sana membuat gw jadi sulit untuk beraktifitas. Tentu saja hal seperti ini sangat menghambat rutinitas untuk menjalani hari-hari. Mau ini dan itu susah jadinya. Cukup kesulitan untuk berkonsentrasi, gimana mau fokus coba?! Orang badan ini dikit-dikit dingin dan menggigil!? Tambah lagi kalau kena udara di luaran sana bisa sejadi-jadinya dingin. Hidung mampet, makin dingin jadi menggigil. Besoknya demam, sakit ini itu karena efek luaran yang sekecil apapun bisa dengan mudahnya mempengaruhi kondisi badan ini.
Comments
Post a Comment
What's Up?